Senin, 02 November 2015

KONSEP KETUHANAN


         Tidak ada kesepahaman mengenai konsep ketuhanan. Para cendekiawan menganggap berbagai sifat – sifat Tuhan berasal dari konsep ketuhanan yang berbeda – beda. Yang paling umum, di antaranya adalah Mahatahu(mengetahui segalanya), Mahakuasa (memiliki kekuasaan tak terbatas), Mahaada (hadir di mana pun), Mahamulia(mengandung segala sifat – sifat baik yang sempurna), tak ada yang setara dengan-Nya, serta bersifat kekal abadi.









KONSEP KETUHANAN MENURUT AJARAN YAHUDI

Konsep ketuhanan agama yahudi secara ketat didasarkan pada Unitarian monoteisme. Doktrin ini mengekspresikan kepercayaan kepada satu Tuhan. Konsen tuhan yang mengambil beberapa bentuk (misalnya Trinitas) dianggap bida’ah dalam Judaisme.









KONSEP KETUHANAN MENURUT AJARAN KRISTEN PROTESTAN

Agama Kristen adalah sebuah kepercayaan monoteistik yang berdasar pada ajaran, hidup, sengsara, wafat, dan kebangkitan Yesus Kristus menurut Perjanjian Baru .
Agama ini meyakini Yesus Kristus adalah Tuhan dan Mesias yang diramalkan dalam Perjanjian Lama, juruselamat bagi seluruh umat manusia , yang menebus manusia dari dosa. Pengikutnya beribadah di gereja dan Kitab Suci mereka adalah Alkitab. Murid-murid Yesus Kristus pertama kali dipanggil Kristen di Antiokhia (Kisah Para Rasul 11: 26b ).
Agama Kristen adalah sebuah kepercayaan monoteistik yang berdasar pada ajaran, hidup, sengsara, wafat, dan kebangkitan Yesus Kristus menurut Perjanjian Baru .Agama ini meyakini Yesus Kristus adalah Tuhan dan Mesias yang diramalkan dalam Perjanjian Lama, juruselamat bagi seluruh umat manusia , yang menebus manusia dari dosa. Pengikutnya beribadah di gereja dan Kitab Suci mereka adalah Alkitab. Murid-murid Yesus Kristus pertama kali dipanggil Kristen di Antiokhia (Kisah Para Rasul 11: 26b ).




KONSEP KETUHANAN MENURUT AJARAN ISLAM

Istilah Tuhan dalam sebutan Al-Quran digunakan kata ilaahun, yaitu setiap yang menjadi penggerak atau motivator, sehingga dikagumi dan dipatuhi oleh manusia.
Orang yang mematuhinya di sebut abdun (hamba). Kata ilaah (tuhan) di dalam Al-Quran konotasinya ada dua kemungkinan, yaitu Allah, dan selain Allah. Subjektif (hawa nafsu) dapat menjadi ilah (tuhan). Benda-benda seperti : patung, pohon, binatang, dan lain-lain dapat pula berperan sebagai ilah.




KONSEP KETUHANAN MENURUT AJARAN KHATOLIK

Konsep Tuhan dalam Ajaran Katolik Seperti yang telah diungkapkan dalam pengantar awal, banyak ditemukan pertanyaan di media internet soal ketuhanan dalam katolik.
Iman Katolik dituding tidak masuk akal dengan konsep Trinitas dan dengan simplikasi pandangan menyatakan bahwa Tuhan dalam ajaran katolik ada tiga sehingga termasuk dalam golongan agama yang menganut Politheism. Konsep Trinitas dituding sebagai ajaran yang menunjukkan Allah diperanakkan dan memperanakkan. Tetapi tentu kita perlu menghargai ketidakpahaman atas sikap ini sekalipun menyesalkan propaganda yang kadang menyesatkan.

 

Konsep Trinitas itu merupakan ajaranyang menyatakan Allah kita Satu danterdiri dari 3 pribadi. Pribadi yang dimaksud adalah Allah Bapa, Allah Putera, dan Allah Roh Kudus. Perlu dipahami dengan baik bahwa ini bukan pernyataan bahwa Allah itu tiga melainkan satu dalam 3 pribadi yang unik. Satu sama lain tidak dapat dipisahkan sebab satu sama lain membangun kesempurnaan Allah yang Esa. Sebagai sebuah pemahaman, hakekat kita sebagai manusia adalah sama untuk semua umat manusia. Namun demikian kita sebagai manusia memiliki kepribadian yang membedakan kita dengan yang lain.



KONSEP KETUHANAN MENURUT AJARAN HINDU
Tuhan dalam agama Hindu sebagaimana yang disebutkan dalam Weda adalah Tuhan tidak berwujud dan tidak dapat digambarkan, bahkan tidak bisa dipikirkan. Dalam bahasa Sanskerta keberadaan ini disebut Acintyarupa yang artinya: tidak berwujud dalam alam pikiran manusia.


Tuhan Yang Maha Esa ini disebut dalam beberapa nama, antara lain:
* Brahman: asal muasal dari alam semestea dan segala isinya
* Purushottama atau Maha Purusha
* Iswara (dalam Weda)
* Parama Ciwa (dalam Whraspati tatwa)
* Sanghyang Widi Wasa (dalam lontar Purwabhumi Kemulan)
* Dhata: yang memegang atau menampilkan segala sesuatu
* Abjayoni: yang lahir dari bunga teratai
* Druhina: yang membunuh raksasa
* Viranci: yang menciptakan
* Kamalasana: yang duduk di atas bunga teratai
* Srsta: yang menciptakan
* Prajapati: raja dari semua makhluk/ masyarakat
* Vedha: ia yang menciptakan
* Vidhata: yang menjadikan segala sesuatu
* Visvasrt: ia yang menciptakan dunia
* Vidhi: yan menciptakan atau yang menentukan atau yang mengadili



KONSEP KETUHANAN MENURUT AJARAN AGAMA BUDDHA


Tuhan dalam Agama Buddha perlu ditekankan bahwa Buddha bukan Tuhan.
Konsep ketuhanan dalam agama Buddha berbeda dengan konsep dalam agama Samawi dimana alam semesta diciptakan oleh Tuhan dan tujuan akhir dari hidup manusia adalah kembali ke sorga ciptaan Tuhan yang kekal. .
Konsep-konsep agama Buddha yang berlainan dengan konsep-konsep dari agama lain antara lain adalah konsep-konsep tentang alam semesta, terbentuknya Bumi dan manusia, kehidupan manusia di alam semesta, kiamat dan Keselamatan atau Kebebasan. Di dalam agama Buddha tujuan akhir hidup manusia adalah mencapai kebuddhaan (anuttara samyak sambodhi) atau pencerahan sejati dimana batin manusia tidak perlu lagi mengalami proses tumimbal lahir. Untuk mencapai itu pertolongan dan bantuan pihak lain tidak ada pengaruhnya. Tidak ada dewa – dewi yang dapat membantu, hanya dengan usaha sendirilah kebuddhaan dapat dicapai. Buddha hanya merupakan contoh, juru pandu, dan guru bagi makhluk yang perlu melalui jalan mereka sendiri, mencapai pencerahan rohani, dan melihat kebenaran & realitas sebenar-benarnya.



KONSEP KETUHANAN MENURUT AJARAN AGAMA KONGHUCU


Dalam Agama Khonghucu konsep Ketuhanannya adalah Monoteis, artinya Esa atau tunggal. Ini tercermin dalam menyebut nama Tuhan dengan Thian atau dalam bahasa kitabnya disebut dengan Tien ini terdiri dari 2 (dua ) akar kata yaitu Iet atau tunggal/esa dan = Tay atau besar, jadi seluruh huruf ini berarti Satu yang maha besar dan dengan kata lain : Tuhan Yang Maha Esa
Hal tersebut di atas dibuktikan secara jelas dalam ajaran Agama Khonghucu, misalnya : Dalam Delapan Keimanan atau Pat Sing Ciam Kwie bagian pertama : Sing Sien Hong Thian = Sepenuhnya Iman Percaya Kepada Tuhan Yang Maha Esa, begitu pula di dalam doa umum maupun doa upacara kematian/Song Su dan doa upacara pernikahan/Hoo Su, selalu terlebih dulu menyebut : Kehadirat Thian Yang Maha besar Ditempat yang Maha Tinggi, setelah itu baharu menyebut : Kehadirat Thian Yang Maha besar ditempat Yang Maha Tinggi setelah itu baharu menyebut : Dengan Bimbingan Nabi Khongcu, serta diakhiri dengan ucapan : Sian Cay, yang artinya semoga demikianlah sebaiknya.



KONSEP KETUHANAN MENURUT AJARAN SHINTO

Shinto adalah agama kuno yang merupakan campuran dari animisme dan dinamisme yaitu suatu kepercayaan primitif yang percaya pada kekuatan benda, alam atau spirit.
Tradisi Shinto juga mengenal beberapa nama Dewa yang bagi Shinto bisa juga berarti Tuhan yang dalam bahasa Jepang disebut dengan istilah Kami atau Kamisama. Jadi inti dari konsep Tuhan dalam kepercayaan Shinto adalah sangat sederhana yaitu ”semua benda di dunia, baik yang bernyawa ataupun tidak, pada hakikatnya memiliki roh, spirit atu kekuatan jadi wajib dihormati”.










KESIMPULAN :

So guys , Pada dasarnya semua semua agama percaya bahwa Tuhan itu ada , tapi dengan berbagai tuhan dan ajaran yg mereka sembahlah yg membuat perbedaaan.













YES !!!!!!




YES !!!!!!

Apapun masalah kamu saat ini, inget kalo Tuhan yang kamu sembah itu lebih besar dari apapun. Masalah boleh ada, itu menjadikan kamu lebih dewasa. Tapi Tuhan Yesus lebih besar, lebih dahsyat !!!


DIA mampu meringankan bebanmu, God is able !


PERUMPAMAAN


“Ibaratnya” gua punya 20rb di dompet, dia punya 100rb di dompet. Gua ngasih lu 20rb, dia ngasih lu 50rb. Dan yang lu terima adalah 50rb dari dia.
Got the essence ?

I gave you something, then you refused it just because anyone else gives you more than me. One thing you don’t understand, gua member lu semua yang gua punya, sedangkan dia member lu hanya setengah dari apa yang dia punya


Dalam perumpamaan atau ibarat di atas itu seperti ini.
Tuhan memberi semua apa yang kita minta apa yang kita butuhkan atau perlukan , sedangkan manusia kadang memberikan semua , setengah ataupun hanya memberi harapan belaka.


So, jika kita beriman dan berharap penuh kepada Tuhan , apapun yang kita sebagai anaknya ini minta ataupun butuhkan pasti Tuhan akan kasih atau kabulkan , namun Tuhan juga tau mana yang keinginan ataupun kebutuhan kita. Jadi….. jangan salah sangka yak kalau tidak ndak menjawab. Tuhan itu selalu menjawab kok apa saja yang kita imani ataupun harapkan , dan jawabannya itu simple “YA” , “TIDAK” , dan “TUNGGU” , jika Tuhan bilang “TUNGGU” maka jangan putus asa yak guys , Tuhan pasti akan memberikan yang terbaik buat anaknya kok , tapi ingat di saat yang tepat.

APAKAH HUBUNGAN AGAMA DENGAN …


             1.    Adakah hubungannya agama dengan ilmu pengetahuan ?

  • Ya, karena tanpa agama manusia akan menciptakan hal – hal yang menghancurkan hidup manusia itu sendiri. Jadi agama tetap menjadi barometer bagi perkembangan ilmu pengetahuan sehingga setiap hal – hal baru yang manusia ciptakan sesuai dengan nilai – nilai ketuhanan.
  • Tidak, mungkin karena agama itu adalah sebuah kepercayaan jadi tidak perlu atau tidak dapat di buktikan dengan teori – teori ilmiah.

             2.     Adakah hubungannya agama dengan negara ?

  • Ya, negara berhubungan dengan agama karena memberikan perlindungan hukum kepada pemeluk untuk beribadah masing – masing menurut ajarannya.
  • Tidak, karena agama itu suatu ajaran yang mengajarkan atau membimbing dan memberi peraturan – peraturan tertentu yang tidak berkaitan dengan kepentingan suatu pemerintahan atau negara.

             3.    Adakah hubungannya agama dengan kemanusiaan ?

  • Ya, agama berhubungan dengan kemanusiaan karena agama ada lembaga yang di buat oleh manusia untuk berhubungan dengan Tuhan dan sesama.
  • Tidak, karena mungkin pada suatu agama tertentu tidak memikirkan atau lebih mementingkan nilai – nilai agamanya itu sendiri seperti agama yang berbau mistis sehingga mereka lebih mengedepankan roh yang mereka percayai daripada nilai – nilai kemanusiaan sebagai contohnya seperti menjadikan manusia sebagai tumbal dari ritual agama tertentu.

             4.   Adakah hubungannya agama dengan cinta ?

  • Ya, agama berhubungan dengan cinta karena mengajarkan tentang nilai – nilai cinta kasih Tuhan kepada manusia dan sebaliknya manusia kepada Tuhan dan sesama.