KONSEP KETUHANAN
Tidak ada kesepahaman mengenai konsep ketuhanan. Para
cendekiawan menganggap berbagai sifat – sifat Tuhan berasal dari konsep ketuhanan yang berbeda –
beda. Yang paling umum, di antaranya adalah Mahatahu(mengetahui segalanya), Mahakuasa (memiliki kekuasaan tak terbatas), Mahaada (hadir di mana pun), Mahamulia(mengandung segala sifat – sifat baik yang sempurna),
tak ada yang setara dengan-Nya, serta bersifat kekal abadi.
KONSEP KETUHANAN MENURUT AJARAN YAHUDI
Konsep ketuhanan agama yahudi
secara ketat didasarkan pada Unitarian monoteisme. Doktrin ini mengekspresikan
kepercayaan kepada satu Tuhan. Konsen tuhan yang mengambil beberapa bentuk
(misalnya Trinitas) dianggap bida’ah dalam Judaisme.
KONSEP KETUHANAN MENURUT AJARAN KRISTEN PROTESTAN
Agama Kristen adalah sebuah
kepercayaan monoteistik yang berdasar
pada ajaran, hidup, sengsara, wafat,
dan kebangkitan Yesus Kristus menurut
Perjanjian Baru .
Agama ini meyakini Yesus Kristus adalah Tuhan dan Mesias yang diramalkan dalam Perjanjian Lama,
juruselamat bagi seluruh umat manusia
, yang menebus manusia dari dosa.
Pengikutnya beribadah di gereja dan
Kitab Suci mereka adalah Alkitab. Murid-murid
Yesus Kristus pertama kali dipanggil Kristen
di Antiokhia (Kisah Para Rasul 11: 26b ).
Agama Kristen adalah sebuah
kepercayaan monoteistik yang berdasar
pada ajaran, hidup, sengsara, wafat,
dan kebangkitan Yesus Kristus menurut
Perjanjian Baru .Agama ini meyakini Yesus
Kristus adalah Tuhan dan Mesias yang diramalkan
dalam Perjanjian Lama, juruselamat bagi
seluruh umat manusia , yang menebus manusia
dari dosa. Pengikutnya beribadah di gereja
dan Kitab Suci mereka adalah Alkitab. Murid-murid
Yesus Kristus pertama kali dipanggil Kristen
di Antiokhia (Kisah Para Rasul 11: 26b ).
KONSEP KETUHANAN MENURUT AJARAN ISLAM
Istilah Tuhan dalam sebutan Al-Quran digunakan kata ilaahun, yaitu setiap yang menjadi penggerak atau motivator, sehingga dikagumi dan dipatuhi oleh manusia.
Orang yang mematuhinya di sebut abdun
(hamba). Kata ilaah (tuhan) di dalam
Al-Quran konotasinya ada dua kemungkinan, yaitu Allah, dan selain Allah. Subjektif (hawa nafsu) dapat menjadi ilah (tuhan). Benda-benda seperti : patung, pohon, binatang, dan lain-lain dapat pula berperan sebagai ilah.
KONSEP KETUHANAN MENURUT AJARAN KHATOLIK
Konsep Tuhan dalam Ajaran Katolik
Seperti yang telah diungkapkan dalam pengantar awal, banyak ditemukan
pertanyaan di media internet soal ketuhanan dalam katolik.
Iman Katolik dituding tidak masuk akal
dengan konsep Trinitas dan dengan simplikasi pandangan menyatakan bahwa Tuhan
dalam ajaran katolik ada tiga sehingga termasuk dalam golongan agama yang
menganut Politheism. Konsep Trinitas dituding sebagai ajaran yang menunjukkan
Allah diperanakkan dan
memperanakkan. Tetapi tentu kita perlu menghargai ketidakpahaman atas sikap ini
sekalipun menyesalkan propaganda yang kadang menyesatkan.
Konsep Trinitas itu merupakan
ajaranyang menyatakan Allah kita Satu danterdiri dari 3 pribadi. Pribadi yang dimaksud adalah Allah Bapa, Allah Putera, dan Allah Roh Kudus. Perlu dipahami dengan baik bahwa ini bukan pernyataan bahwa Allah itu tiga melainkan satu dalam 3 pribadi yang unik. Satu sama lain tidak dapat dipisahkan sebab satu sama lain membangun kesempurnaan Allah yang Esa. Sebagai sebuah pemahaman, hakekat kita sebagai manusia adalah sama untuk semua umat manusia. Namun demikian
kita sebagai manusia memiliki
kepribadian yang membedakan kita
dengan yang lain.
KONSEP KETUHANAN MENURUT AJARAN HINDU
Tuhan dalam agama Hindu sebagaimana yang disebutkan dalam Weda adalah Tuhan tidak berwujud dan tidak dapat digambarkan,
bahkan tidak bisa dipikirkan. Dalam
bahasa Sanskerta keberadaan ini
disebut Acintyarupa yang artinya:
tidak berwujud dalam alam pikiran manusia.
Tuhan Yang Maha Esa ini disebut dalam
beberapa nama, antara lain:
* Brahman: asal muasal dari alam semestea dan segala isinya
* Purushottama atau Maha Purusha
* Iswara (dalam Weda)
* Parama Ciwa (dalam
Whraspati tatwa)
* Sanghyang Widi
Wasa (dalam lontar Purwabhumi
Kemulan)
* Dhata: yang
memegang atau menampilkan segala
sesuatu
* Abjayoni: yang
lahir dari bunga teratai
* Druhina: yang
membunuh raksasa
* Viranci: yang
menciptakan
* Kamalasana: yang
duduk di atas bunga teratai
* Srsta: yang
menciptakan
* Prajapati: raja
dari semua makhluk/ masyarakat
* Vedha: ia yang
menciptakan
* Vidhata: yang
menjadikan segala sesuatu
* Visvasrt: ia yang
menciptakan dunia
* Vidhi: yan menciptakan atau yang menentukan atau yang mengadili
KONSEP KETUHANAN MENURUT AJARAN AGAMA BUDDHA
Tuhan dalam Agama
Buddha perlu ditekankan bahwa
Buddha bukan Tuhan.
Konsep ketuhanan dalam agama Buddha berbeda
dengan konsep dalam agama Samawi dimana
alam semesta diciptakan oleh Tuhan dan tujuan
akhir dari hidup manusia adalah kembali ke sorga ciptaan Tuhan yang kekal. .
Konsep-konsep agama Buddha yang berlainan dengan konsep-konsep dari agama lain antara lain adalah konsep-konsep tentang
alam semesta, terbentuknya Bumi dan
manusia, kehidupan manusia di alam
semesta, kiamat dan Keselamatan atau
Kebebasan. Di dalam agama Buddha
tujuan akhir hidup manusia adalah
mencapai kebuddhaan (anuttara samyak
sambodhi) atau pencerahan sejati dimana
batin manusia tidak perlu lagi mengalami proses
tumimbal lahir. Untuk mencapai itu pertolongan
dan bantuan pihak lain tidak ada pengaruhnya.
Tidak ada dewa – dewi yang dapat membantu,
hanya dengan usaha sendirilah kebuddhaan
dapat dicapai. Buddha hanya merupakan
contoh, juru pandu, dan guru bagi makhluk
yang perlu melalui jalan mereka sendiri, mencapai
pencerahan rohani, dan melihat kebenaran
& realitas sebenar-benarnya.
KONSEP KETUHANAN MENURUT AJARAN AGAMA KONGHUCU
Dalam Agama Khonghucu konsep Ketuhanannya adalah Monoteis, artinya Esa atau tunggal. Ini tercermin dalam menyebut nama Tuhan dengan Thian atau dalam bahasa kitabnya disebut dengan Tien ini terdiri dari 2 (dua ) akar kata yaitu Iet atau tunggal/esa dan = Tay atau besar, jadi seluruh huruf ini berarti Satu yang maha besar dan dengan kata lain : Tuhan Yang Maha Esa
Hal tersebut di atas dibuktikan secara jelas dalam ajaran Agama Khonghucu, misalnya : Dalam Delapan Keimanan atau Pat Sing Ciam Kwie bagian pertama : Sing Sien Hong Thian = Sepenuhnya Iman Percaya Kepada Tuhan Yang Maha Esa, begitu pula di dalam doa umum maupun doa upacara kematian/Song Su dan doa upacara pernikahan/Hoo Su, selalu terlebih dulu menyebut : Kehadirat Thian Yang Maha besar Ditempat yang Maha Tinggi, setelah itu baharu menyebut : Kehadirat Thian Yang Maha besar ditempat Yang Maha Tinggi setelah itu baharu menyebut : Dengan Bimbingan Nabi Khongcu, serta diakhiri dengan ucapan : Sian Cay, yang artinya semoga demikianlah sebaiknya.
KONSEP KETUHANAN MENURUT AJARAN SHINTO
Shinto adalah agama kuno yang merupakan campuran dari
animisme dan dinamisme yaitu suatu kepercayaan primitif yang percaya pada
kekuatan benda, alam atau spirit.
Tradisi Shinto juga mengenal beberapa nama Dewa yang
bagi Shinto bisa juga berarti Tuhan yang dalam bahasa Jepang disebut dengan
istilah Kami atau Kamisama. Jadi inti dari konsep Tuhan dalam kepercayaan
Shinto adalah sangat sederhana yaitu ”semua benda di dunia, baik yang bernyawa
ataupun tidak, pada hakikatnya memiliki roh, spirit atu kekuatan jadi wajib
dihormati”.
KESIMPULAN :
So guys , Pada dasarnya semua semua agama percaya bahwa Tuhan itu ada ,
tapi dengan berbagai tuhan dan ajaran yg mereka sembahlah yg membuat
perbedaaan.










artikelnya sangat menarik dan dapat menambah pengetahuan
BalasHapusMuucih . Kritik dan sarannya yak :;)
HapusNice articles hady
BalasHapusMksih cantik
HapusNice articles Hady...
BalasHapusKeep up the good work... 😊👍
Mksh sayong :*
HapusSangat mudah untuk dibaca
BalasHapusSip (y) thx kk bos . Di tunggu postingan selanjutnya yak ;)
HapusSangat mudah untuk dibaca
BalasHapusSelamat adikQ ning,,,,sdh bisa jadi penukis yg handal konsep tulisan.a di buat sangat bagus skali dan sangat mudah utk di pahami luarbiasa Tuhan kasih Hikmat buat ning kira.a tulisan ini menjadi berkat buat bxk org yg membaca Amin
BalasHapusTUHAN YESUS memberkati syg������
Thx kk ness . Tuhan berkati juga O:) , amin amin
Hapusartikelnya manarik
BalasHapusMksh mbak
HapusArtikelnya bagus dapat memacu toleransi beragama
BalasHapusMksh cantik ;)
HapusArtikelnya sangat bagus dan menarik
BalasHapusMksh cantik . Mohon kritik dan sarannya yak ;)
HapusArtikelnya sangat bagus dan menarik
BalasHapusArtikelnya sangat bagus dan menambanh pengetahuan baru
BalasHapusMuucih ndong . Mohon kritik dan sarannya kakz :D
HapusKok sumber pustaka nya blum dsertakan, smngat nining.
BalasHapusOh iya ding :D makasih mas dah ingetin ;)
Hapusbaru tau kalo ada ajaran shinto hihihi makasih hadyyyy artikernya bagus
BalasHapusHehe aku juga sih . Tapi makasih ya cantik
HapusArtikelnya sangat menarik menambah pengetahuan
BalasHapusMakasih din
HapusKomentar ini telah dihapus oleh pengarang.
BalasHapusArtikelnya bagus dek.. Menambah wawasan juga ttg agama2 lain.. Ohh ya satu lagi, jgn lupa sertakan sumbernya yaa..
BalasHapusHehe siipp kk cantik
HapusTop.
BalasHapusMksih yak
Hapusartikelnya sangat bermanfaat untuk menambah wawasan
BalasHapusMksh mbak
Hapusartikel yang dapat membuat saya lebih memahami tentang agama - agama yang lain
BalasHapusartikel yang bisa menambah inspiratif saya
BalasHapuspostingannya bagus, bisa mengerti tentang agama lain
BalasHapususaha yang cukup bagus utk pemula.. walaupun masih di kulit banget sepertinya utk pembahasan ttg konsep "tuhan" menurut agama tertentu. tapi utk topik yang "berat" seperti ini memang sulit kalau harus dirangkum dalam beberapa kalimat supaya pembaca bisa mengerti apa yang dimaksud sebagai "tuhan" oleh agama tertentu itu..
BalasHapusjangan lupa sumber pustaka nya ya ning...